Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Tentara AS Tewas, Menhan Hegseth Akui Tak Semua Rudal dan Drone Iran Bisa Dicegat
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya: RI Bisa Manfaatkan Board of Peace untuk Dorong Perdamaian AS-Israel dan Iran

Jumat, 06 Maret 2026 - 04:02:00 WIB
Gus Yahya: RI Bisa Manfaatkan Board of Peace untuk Dorong Perdamaian AS-Israel dan Iran
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menilai Indonesia bisa memanfaatkan keanggotaannya dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza untuk mendorong perdamaian antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Dia mengatakan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen diplomasi untuk mendorong dialog damai.

“Ya kita cari caranya memanfaatkan BoP untuk upaya perdamaian itu gitu. Apa pun yang sudah ada di tangan ini mari kita gunakan,” kata Gus Yahya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Dia mengibaratkan upaya tersebut seperti menggali lubang dengan alat yang tersedia. Meski sederhana, alat tersebut tetap bisa dimanfaatkan untuk mencapai tujuan.

“Kalau kita butuh menggali lubang ndak ada skop, punyanya sendok, kita gali pakai sendok gitu. Kira-kira gitulah. Jangan ada yang walaupun kelihatannya lemah lalu sesuatu yang sebetulnya bisa digunakan kita buang, ndak begitu caranya. Kita gunakan apa pun karena kepentingan untuk perdamaian itu absolut,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis meminta Indonesia keluar dari Board of Peace. Pasalnya, dia menilai badan perdamaian dunia itu tak efektif menciptakan perdamaian.

"Saya kira soal BoP juga sama, kita minta ini tidak efektif ya keluar saja," ujar Cholil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut