Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Gelar Salat Iduladha, Ini Alasannya
Dalam Salat Iduladha yang berlangsung khidmat, jemaah yang hadir didominasi warga Kota Padang. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini tidak banyak terlihat jemaah dari luar daerah.
Salah satu kekhasan salat jemaah Tarekat Naqsabandiyah yakni penggunaan bahasa Arab dalam khutbah. Menurut Buya Zahar, khutbah yang disampaikan dalam bahasa Indonesia tidak sah disebut khutbah.
"Kalau khutbah pakai bahasa Indonesia, itu ceramah namanya. Salat pakai bahasa Arab, khutbah juga harus Arab," ucapnya.
Khutbah juga disertai dengan penggunaan tongkat oleh khatib. Bagi jemaah Naqsyabandiyah, tongkat memiliki makna filosofis mendalam.
"Tongkat itu pegangan. Dalam hidup ini hanya satu pegangan: Allah. Tidak boleh ada dua," kata Buya Zahar.