Jejak Karier Ki Anom Suroto: Maestro Wayang yang Menembus Lima Benua dan Mendunia!
Pada tahun 1997, ia menerima Anugerah Lebdocarito dari Keraton Surakarta sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya terhadap budaya Jawa. Gelar kehormatan pun turut disematkan kepadanya, yakni Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Lebdonagoro, sebagai pengakuan atas jasa-jasanya di bidang kebudayaan.
Selain mahir mendalang, Ki Anom Suroto juga dikenal sebagai pencipta gending dan penulis sanggit lakon wayang. Ia melahirkan sejumlah karya gending populer seperti “Mas Sopir”, “Berseri”, “Satria Bhayangkara”, “ABRI Rakyat Trus Manunggal”, “Nandur Ngunduh”, dan “Salisir”.
Dalam dunia pedalangan, ia menulis dan mementaskan berbagai lakon ciptaannya sendiri, di antaranya “Semar Mbangun Kahyangan”, “Anoman Maneges”, “Wahyu Tejamaya”, dan “Wahyu Kembar”. Setiap lakon tersebut sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan kondisi masyarakat modern, menjadikan karyanya tetap aktual dan digemari lintas generasi.
Menariknya, perjalanan hidup Ki Anom Suroto tidak hanya terbatas pada dunia seni. Ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan politik. Pada tahun 2024, ia dipercaya menjadi salah satu tokoh senior dalam Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam pemilihan presiden.
Langkah tersebut menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan bangsa, meskipun tetap dikenal lebih sebagai budayawan ketimbang politisi.