Indo Barometer: Jawa Barat Kunci Jokowi-Ma'ruf Menangi Pilpres 2019
Tidak hanya di Jabar, mantan peneliti di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) ini menilai, Jokowi juga harus mampu merebut suara di dua provinsi lain yakni Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim). Jika suara di tiga provinsi itu mampu dikuasai Jokowi-Ma'ruf, maka kemenangan sudah berada dalam genggaman.
"Tahun 2014 Jokowi menang telak di Jateng dan menang di Jatim, tapi kalah di Jabar. Kalau 2019 menang di Jateng dan Jatim serta minimal imbang di Jabar maka pemenang Pilpres 2019 Jokowi," katanya.
Rebut Suara Sudrajat-Syaikhu
Qodari mengatakan, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang notabene berada di pihak Jokowi-Ma'ruf, menang di 14 dari 27 kabupaten/kota. Sementara pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang merupakan calon dari PKS, menang di delapan kabupaten/kota.
"Rindu (Ridwan-Uu) menang di 14 kabupaten/kota, Hasanah (TB Hassanudin-Anton Charliyan) menang di dua kabupaten, Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) menang di delapan kabupaten/kota, pasangan 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) tiga kota kabupaten," ujarnya.
Jokowi-Ma'ruf, Qodari menyarankan, harus menguasai wilayha-wilayah vital yang dikuasai Sudrajat-Syaikhu, yang berada di pihak Prabowo. Delapan daerah tersebut disinyalir menjadi salah satu basis suara terbanyak di Jabar.