Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Long Weekend Imlek, 537.181 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Advertisement . Scroll to see content

Imlek, Tahun Kuda, dan Harapan atas Kepemimpinan Prabowo

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:00:00 WIB
Imlek, Tahun Kuda, dan Harapan atas Kepemimpinan Prabowo
Dr Aprilianti Pratiwi, Dosen Communication Sustainabel Development dan Komunikasi Lintas Budaya, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila dan Peneliti Great Institute. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Tahun Kuda dan tafsir Kepemimpinan

Berdasarkan kosmologi Tionghoa, Tahun Kuda sering dikaitkan dengan dinamika tinggi, keputusan cepat, dan kepemimpinan yang tegas. Namun, kuda juga dikenal sebagai makhluk yang sensitif. Ia membutuhkan kendali, arah, dan empati dari penunggangnya. Tanpa semua itu, kecepatannya justru dapat berujung pada kelelahan dan konflik. 

Di sinilah simbol Tahun Kuda menjadi metafora menarik untuk membaca gaya kepemimpinan Presiden Prabowo. Publik mengenal Prabowo sebagai figur yang tegas, memiliki rasa nasionalisme yang kuat, dan memiliki orientasi pada stabilitas negara. Tahun Kuda membawa harapan bahwa ketegasan itu tidak hanya diwujudkan dengan kekuatan simbolik, namun juga diarahkan pada keberpihakan nyata pada keadilan sosial, pluralisme, dan kesejahteraan seluruh warga, termasuk pula kelompok minoritas.

Harapan dari Perspektif Budaya Minoritas

Bagi komunitas Tionghoa Indonesia, kepemimpinan nasional yang ideal bukanlah sosok yang memberi perlakuan khusus, melainkan sosok yang mampu menjamin kesetaraan bagi warga negaranya. Harapan yang sederhana namun mendasar, yaitu rasa aman dalam mengekspresikan identitas, kepastian hukum yang adil, serta ruang partisipasi yang setara dalam kehidupan ekonomi, politik dan budaya.

Pada posisi inilah komunikasi kepemimpinan menjadi penting. Negara tak hanya berbicara melalui kebijakan, namun juga melalui simbol, gestur, dan narasi. Seperti halnya kehadiran negara dalam perayaan-perayaan budaya, pilihan kata para pemimpin, hingga sikap terhadap isu intoleransi, semuanya membentuk pesan politik tentang siapa yang dianggap ‘di dalam’ dan siapa yang masih diposisikan ‘di pinggir’.

Imlek sebagai Pesan Harapan Kolektif

Imlek selalu sarat dengan doa tentang keberuntungan, kesehatan, dan harmoni. Jika melihat dengan kaca mata kebangsaan, doa-doa itu dimaknai sebagai harapan kolektif agar negara bergerak ke arah yang lebih adil dan inklusif. Tahun Kuda ini mengajarkan kita bahwa keberanian untuk melaju harus dibarengi dengan kebijaksanaan untuk mendengar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut