Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis
Advertisement . Scroll to see content

IJTI Audiensi dengan KSP, Dorong Regulasi Tegas dan Standar Etika di Media Sosial demi Ekosistem Pers yang Sehat

Jumat, 17 April 2026 - 20:23:00 WIB
IJTI Audiensi dengan KSP, Dorong Regulasi Tegas dan Standar Etika di Media Sosial demi Ekosistem Pers yang Sehat
Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) M Qodari, di Kantor KSP, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Foto: IJTI)
Advertisement . Scroll to see content

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Staf Presiden M Qodari menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diinisiasi IJTI. Dia menilai organisasi tersebut memiliki peran vital dalam menjaga marwah pers agar tetap mencerdaska bangsa.

"KSP akan mendukung penuh IJTI dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pers yang sehat dan mencerdaskan. IJTI memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang sampai ke masyarakat dapat dipertanggungjawabkan," kata Qodari.

Qodari juga menyambut baik usulan terkait penataan informasi di ranah digital. Dia mendorong IJTI untuk aktif memberikan masukan konkret terkait regulasi baru.

"Kami mendorong IJTI untuk mengusulkan regulasi baru terkait publikasi informasi di media sosial agar memiliki standar Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Hal ini penting agar ruang digital kita tidak dipenuhi oleh informasi yang menyesatkan," katanya.

Melalui pertemuan ini, IJTI dan KSP sepakat untuk memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang mampu melindungi kepentingan publik akan informasi yang akurat, sekaligus memastikan profesi jurnalis tetap bermartabat di era digital.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut