IFSoc Soroti Tingginya Adopsi AI di Industri Fintech, Dorong Penguatan Infrastruktur
Catatan lain yang menjadi perhatian IFSoc adalah persoalan tata kelola atau governance di perusahaan rintisan, termasuk fintech. Rudiantara mengungkapkan, sejumlah kasus di 2025 menunjukkan adanya kelemahan governansi yang memicu kekhawatiran investor dan berpotensi berlanjut jika tidak segera dibenahi.
Asosiasi Fintech Beberkan Cara Berantas Judi Online di RI
Dari sisi konsumen, maraknya penipuan atau scam juga menjadi sorotan serius. IFSoc mencatat, kejahatan digital kerap terjadi dalam hitungan menit, sehingga pelaporan yang terlambat membuat dana masyarakat sulit diselamatkan.
"Karena scam ini kebanyakan dari hitungan belasan menit, kalau tidak segera dilaporkan itu istilahnya golden time itu belasan menit, itu uang masyarakat yang ditipu itu hilang," tutur dia.
Percepat Upaya Inklusi dan Keberlanjutan, 13 Pemimpin Fintech Asia Pasifik Dukung Inisiatif Baru UMKM
Editor: Rizky Agustian