IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Pemecatan Dokter Piprim dan 3 Pediatri Lainnya!
JAKARTA, iNews.id - Sejumlah dokter anak dari seluruh Indonesia berkumpul bersama di Jakarta hari ini, Senin 23 Februari 2026. Mereka menurut agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membatalkan pemecatan Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, dan tiga dokter anak lainnya.
"Kami mengenakan pakaian hitam, karena memang sedang berkabung, khususnya IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia)," kata Ketua Umum Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia Aryono Hendarto dalam konferensi pers di Jakarta.
Aryono menjelaskan, hingga sekarang sudah empat anggota IDAI yang dimutasi hingga dipecat dari tempat kerjanya, yaitu, dokter Piprim Basarah Yanuarso, dokter Hikari Ambara Sjakti, dokter Fitri Hartanto, dan dokter Rizky Ardiansyah.
Keempat dokter anak ini dianggap kritis terhadap pemerintah. Padahal, sikap kritis itu sekadar untuk menunjukkan integritas organisasi dan profesi.
Dokter Piprim Klaim Mutasi ke RSUP Fatmawati Upaya Pembungkaman IDAI
"Mereka mencoba menjaga marwah kolegium yang memang mempunyai tugas untuk menjaga kualitas pendidikan, standar pendidikan yang ujung-ujungnya menjaga keselamatan pasien," katanya.
Meledak! Dokter Piprim Tuding Menkes Bohong soal RSUP Fatmawati
Di pertemuan kali ini, hadir beberapa organisasi profesi dokter spesialis lainnya, antara lain Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Perhimpunan Dokter Spesialis penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), serta Ikatan Alumni FKUI.
Dalam momentum yang sama, pengurus IDAI juga menyampaikan pernyataan sikap yang ditujukan kepada Kementerian Kesehatan dengan tuntutan utama berupa segera batalkan seluruh keputusan mutasi dan pemberhentian yang dinilai tidak berdasar hukum, serta kembalikan para dokter anak ke tempat pengabdian semula.
Dokter Piprim Beberkan Alasan Bolos 28 Hari di RSUP Fatmawati, Bentuk Perlawanan?
Editor: Muhammad Sukardi