Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lagi, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi buntut Unggahan Video JK
Advertisement . Scroll to see content

HKBP dan PGI Bertemu JK, GAMKI Tetap Fokus ke Proses Hukum terkait Ceramah Mati Syahid

Senin, 04 Mei 2026 - 21:14:00 WIB
HKBP dan PGI Bertemu JK, GAMKI Tetap Fokus ke Proses Hukum terkait Ceramah Mati Syahid
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) (foto: iNews.id/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Jusuf Kalla menjelaskan pernyataan mati syahid dalam ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menuai polemik hingga berujung pelaporan. Dia menegaskan memilih istilah mati syahid karena berceramah di hadapan jemaah masjid.

"Kalau syahid mati karena membela agama, martir juga begitu mati karena membela agama. Jadi hanya istilah saja, saya di masjid maka saya pakai kata syahid karena kalau saya pakai kata martir jemaah tidak tahu," kata JK dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Dia menerangkan, ceramah yang dilakukannya di Masjid UGM dilakukan karena diundang sebagai narasumber dalam momen bulan suci Ramadan 2026. Ceramah itu bertema perdamaian.

"Jadi, saya ingin jelaskan tentang di UGM itu, acara di UGM itu, acara ceramah bulan puasa dilakukan di masjid, saya diundang datang karena temanya perdamaian. Saya jelaskan tentang perdamaian, perdamaian adalah akhir dari konflik, apa itu konflik, akhir dari perdamaian. Kemudian mulai konflik dunia ini, konflik di Eropa, perang dunia pertama saya uraikan," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut