Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Siang Ini, Status Level III Siaga
Sebelumnya, berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, aktivitas kegempaan masih didominasi gempa guguran sebanyak 29 kali. Selain itu tercatat 14 gempa hybrid atau fase banyak serta dua gempa vulkanik dangkal.
Secara visual, gunung teramati jelas hingga tertutup kabut level 0-III. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal terpantau membumbung setinggi sekitar 25 meter dari puncak.
Selama periode pengamatan tersebut, petugas juga mencatat enam kali guguran lava ke arah barat daya melalui hulu Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.
Saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
BPPTKG menyatakan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya berada di Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer.
BPPTKG menegaskan, suplai magma ke Gunung Merapi masih berlangsung sehingga berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
"Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman lahar dan gangguan abu vulkanik terutama saat terjadi hujan di kawasan Merapi," kata BPPTKG.
Editor: Aditya Pratama