Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Masih Hitung Kerugian Negara di Kasus Korupsi Petral
Advertisement . Scroll to see content

Gibran Ungkap Negara Rugi Besar akibat Kecurangan Misinvoicing: Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

Sabtu, 11 April 2026 - 15:52:00 WIB
Gibran Ungkap Negara Rugi Besar akibat Kecurangan Misinvoicing: Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (dok. Setwapres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berkomitmen memberantas praktik trade misinvoicing atau manipulasi faktur perdagangan internasional. Praktik ini biasanya dilakukan untuk menghindari pajak hingga menyembunyikan hasil kejahatan ekonomi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyebut, praktik ini megakibatkan bocornya kekayaan Indonesia ke luar negeri.

"Di balik arus besar perdagangan global, ada gelombang lain yang tidak selalu terlihat di permukaan, namun bisa menggerus keadilan dan kejujuran ekonomi serta menyebabkan larinya modal dan kekayaan bangsa ke luar negeri. Ya, itu adalah praktik trade misinvoicing," kata Gibran dalam video 'Menjaga Kedaulatan Keuangan: Langkah Tegas Berantas Trade Misinvoicing' di YouTube, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Gibran menjelaskan, trade misinvoicing membuka celah peredaran dana gelap. Pasalnya, transaksi yang mengalir ke luar negeri tidak dilaporkan sehingga mengakibatkan adanya selisih pencatatan.

"Ketika modal mengalir keluar tanpa tercatat secara jelas. Ketika harga transaksi dilaporkan tidak sesuai dengan sebenarnya, sehingga ada selisih pencatatan yang membuka celah dana gelap beredar. Inilah kecurangan yang seolah teknis tapi mengakibatkan dampak yang sangat nyata," ujar Gibran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut