Gibran Kunker ke Papua: Pembangunan Tak Lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga memperkuat perdamaian, persaudaraan, dan persatuan bangsa dari Tanah Papua.
Pesparawi Nasional XIV berlangsung pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti oleh 5.434 peserta, tamu, dan penggembira dari 38 provinsi. Kegiatan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu”.
Pada prosesi pembukaan dilakukan defile 43 kontingen dari 38 provinsi yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dalam semangat persaudaraan dan persatuan.
Pembukaan Pesparawi Nasional XIV ditandai dengan penabuhan tifa oleh Wapres didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan para Gubernur yang hadir malam itu.
Prosesi tersebut dilanjutkan dengan tiupan triton, pembukaan selubung maskot "Bit Sang Konduktor", lagu Haleluya Agung, dan tarian tifa. Acara kemudian ditutup dengan lagu Tanah Papua yang dinyanyikan bersama seluruh hadirin dengan tangan kanan diletakkan di dada kiri sebagai simbol cinta dan penghormatan terhadap Tanah Papua.
Editor: Rizky Agustian