Gibran Kunker ke Papua: Pembangunan Tak Lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris
“Pembangunan sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris. Itulah sebabnya pembangunan Papua jadi salah satu prioritas Bapak Presiden. Mulai dari pembangunan rumah sakit, sekolah rakyat, pasar, Trans Papua, MBG, kampung nelayan,” katanya.
Meski demikian, dia menegaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan dengan terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.
“Namun, dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua,” ucapnya.
Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV, Ali Baham Temongmere, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pesparawi menjadi bukti nyata toleransi dan moderasi beragama yang telah tumbuh dan berakar di Papua Barat.
“Ini bukan hanya slogan, tapi sebuah realitas,” ujarnya.
Menurut Ali Baham, semangat persaudaraan lintas agama tercermin dalam berbagai aspek penyelenggaraan acara, termasuk keterlibatan kelompok hadrah dari umat Islam dalam parade pembukaan. Ia juga menegaskan bahwa sejarah masuknya agama-agama di Papua menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan saling menghormati antarpemeluk agama.