Formas Pertemukan Pengusaha RI dan China, Bidik Investasi AI hingga Medis
"Apabila kita ketinggalan, kita akan ketinggalan dari negara-negara lain. Itu sebabnya kita butuh kerja sama dengan pengusaha-pengusaha teknologi AI dari negeri China, maupun juga dari negeri US, ataupun dari negara mana pun juga yang penting memiliki kemampuan di bidang AI. Kita akan ajak kolaborasi bersama," katanya.
Investasi Emas Makin Mudah, Dapatkan Bonus Cashback di Super AppBRImo
Dalam pertemuan tersebut, Formas menargetkan terbangunnya kecocokan atau chemistry antara investor asing dan pelaku usaha dalam negeri. Menurut David, masing-masing negara memiliki keunggulan dan potensi yang bisa disinergikan.
Ia mengungkapkan, delegasi Tiongkok yang hadir berjumlah 19 orang yang mewakili 10 perusahaan terkemuka di bidang medis dan teknologi AI.
"Di Indonesia kita memiliki talenta, kita juga memiliki sumber daya, dan kita bisa saling berkolaborasi untuk gimana caranya segala kelebihan kita itu bisa disinergikan dan menjadi satu kekuatan yang baru di dunia AI," jelasnya.
Terkait dukungan pemerintah, David menegaskan bahwa investasi asing di sektor teknologi, termasuk AI, mendapat respons positif. Formas juga menempatkan diri sebagai platform untuk menjembatani investor asing masuk ke pasar Indonesia sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM.