Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?
Advertisement . Scroll to see content

Fakta dan Misteri Pasukan Siluman Sat-81 Kopassus, Ikut Buru Gembong Teroris

Senin, 13 Desember 2021 - 13:13:00 WIB
Fakta dan Misteri Pasukan Siluman Sat-81 Kopassus, Ikut Buru Gembong Teroris
Fakta dan Misteri Pasukan Siluman Sat-81 Kopassus, di antaranya menjalankan misi hanya dengan segelintir personel (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pasukan siluman Sat-81 merupakan kelompok elite di Kopassus (Komando Pasukan Khusus). Pasukan yang sebelumnya dikenal dengan nama Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) 81 ini digagas oleh Benny Moerdani pada 1981 yang saat itu menjabat sebagai kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) ABRI.

Dia menetapkan lahirnya kesatuan baru setingkat detasemen di lingkungan Kopassandha (sekarang Kopassus) pada 30 Juni 1982 yang diberi nama Satuan Antiteror Detasemen 81 Kopassandha (Den-81) yang menjadi satuan antiteror pertama di Indonesia.

Saat itu Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai komandan dengan wakil Prabowo Subianto. Keduanya lalu dikirim untuk menjalani pendidikan spesialis penanggulangan teror ke Jerman di bawah Grenzschutzgruppe-9 (GSG-9). 

Sat-81 dikenal sebagai pasukan terbaik Kopassus dengan kemampuan luar biasa yang dimiliki setiap personelnya, baik itu kemampuan bergerak cepat di berbagai macam medan, kemampuan menembak jitu, hingga bertahan hidup dan mengintai. 

Berikut fakta dan misteri pasukan siluman Sat-81, dikutip dari berbagai sumber:

1. Nama Awal Berbeda

Sebelum dinamai Sat-81, pasukan ini disebut dengan Sat-81 Gultor dengan kata kunci strategis terpilih. Satgultor merupakan satuan Kopassus yang setingkat dengan grup, dipilih dari berupa prajurit terbaik di TNI. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut