Fadli Zon Incar Country of Honor Cannes 2028, Gaspol Diplomasi Film Indonesia!
Fadli Zon menekankan bahwa kekayaan budaya Indonesia, yang mencakup ribuan pulau, ratusan bahasa daerah, dan ratusan kelompok etnis, menjadi modal utama untuk memperkuat daya saing sinema nasional di mata dunia.
Pemerintah juga melihat platform streaming sebagai mitra, bukan ancaman bagi bioskop. Keduanya dinilai dapat berjalan berdampingan dalam memperluas akses penonton terhadap karya film Indonesia.
Sementara itu, perkembangan kecerdasan buatan (AI) dipandang sebagai peluang sekaligus tantangan. Pemerintah menegaskan AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat proses produksi, tanpa menggeser peran kreator manusia, serta tetap melindungi hak kekayaan intelektual.
Ke depan, Indonesia menargetkan kehadiran yang lebih konsisten di festival film internasional, peningkatan distribusi global, serta penguatan posisi sebagai hub produksi film di kawasan Asia.
Jika strategi ini berhasil, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi peserta dalam industri film global, tetapi juga tampil sebagai salah satu pemain utama yang berpengaruh.
Editor: Muhammad Sukardi