Eks Sekjen Kemendikbudristek Kena Demosi oleh Nadiem, Tak Ada Salah
Didik mengaku sempat menjelaskan bahwa jabatan itu bukanlah passion-nya. Hal itu sebab Didik merupakan orang yang bekerja di lapangan sejak menjadi honorer pada tahun 1982 lalu.
"Terus saya menyampaikan bahwa Staf ahli bukan passion saya, karena memang saya orang lapangan. Saya dari tahun 82 sebagai honorer kemudian sampai 2019 sebagai sekjen," kata Didik.
"Jadi saya orang lapangan. Jadi kalau staf ahli saya memang kurang paham saat itu. Jadi saya menyampaikan bahwa bukan passion saya," ucap Didik.
Sebagai informasi, Pengadaan Chromebook serta CDM tahun anggaran 2020-2022 di Kemendikbudristek ini disebut telah merugikan negara dengan mencapai Rp2,1 triliun.
Angka ini berasal dari Rp1,5 triliun (Rp1.567.888.662.716,74) yakni angka kemahalan harga Chromebook. Kemudian kerugian negara pada CDM, yang dinilai tidak diperlukan dan tidak bermanfaat yang mencapai USD44.054.426 atau setara Rp621 miliar berdasarkan kurs terendah periode Agustus 2020-Desember 2022.