Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Produsen Otomotif di AS Kompak Minta Pajak Bensin Dihapus, Diganti Berdasarkan Berat Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Eks Menkeu Fuad Bawazier Yakin RI Belum Krisis Minyak: Tak Perlu Antre BBM

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:10:00 WIB
Eks Menkeu Fuad Bawazier Yakin RI Belum Krisis Minyak: Tak Perlu Antre BBM
Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier (foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, pakar ekonomi Anthony Budiawan mewanti-wanti salah satu dampak terburuk perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Salah satu dampak tersebut adalah ketiadaan bahan baku industri.

Anthony menilai, kenaikan harga barang seperti plastik masih bisa dianggap wajar. Sementara yang paling bahaya adalah jika bahan baku itu tidak ada atau sulit didapat. Dia mencontohkan, plastik memiliki peran vital karena dibutuhkan oleh banyak sektor industri.

"Naik aja sebetulnya dalam kondisi sekarang ini tidak begitu menjadi masalah, yang masalah adalah tidak ada bahan bakunya, itu yang lebih bahaya lagi," kata Anthony dalam acara yang sama.

Anthony menjelaskan, ketiadaan bahan baku seperti plastik tersebut dapat mengancam sektor manufaktur. Bahkan industri tersebut dapat melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para pekerjanya jika mengalami krisis.

"Mereka tidak bisa produksi dan kemudian mereka harus mengurangi tenaga kerja. Ini yang lebih mengerikan," ujar Anthony.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut