Dubes Iran Bertemu Din Syamsuddin dan Tokoh Islam, Gaungkan Kampanye Anti-Perang
Lebih lanjut, Boroujerdi menyampaikan, pertemuan ini ditujukan untuk mengetahui anjuran untuk Qunut Nazilah.
"Artinya adalah bahwa mereka tanpa kita minta pun secara langsung kemudian ikut mendoakan, ikut mendukung," tuturnya.
"Terutama pada hari Jumat ini, mudah-mudahan mereka semua juga mendoakan kita dalam salat jamaah dan salat Jumatnya, mendoakan sebuah negara yang dimazlumi oleh dua negara yang punya senjata nuklir yang penyerangannya juga dapat kita saksikan bersama kemazluman Iran dan kezaliman mereka-mereka yang menyerang," ucap Boroujerdi.
Dia pun berharap, Iran mendapat dukungan baik dalam bentuk doa dan dukungan dari umat muslim.
"Para ulama juga untuk berdoa supaya umat Islam dapat bersatu dalam menghadapi musuh-musuhnya," kata Boroujerdi.
Sementara itu, Din Syamsuddin menyambut baik gerakan yang digaungkan Boroujerdi. Dia menyerukan negara Israel dan AS untuk tak menyerang Iran.
"Jangan Perangi Iran. Slogan yang boleh dikembangkan di kalangan ormas-ormas Islam, 'Mabar Netanyahu! Mabar Donald Trump! Mabar Israel!' La’natullahi alaihim," kata Din Syamsuddin.
Editor: Aditya Pratama