Dakwaan Ferdy Sambo : Terungkap, Brigadir J Sempat Menolak Panggilan Bertemu Putri Candrawathi
Bripka R turun ke lantai satu untuk mengambil senjata milik Brigadir J terlebih dahulu di kamar korban. Setelahnya Bripka R menemui Brigadir J yang berada di depan rumah, lalu bertanya kepada korban.
“Ada apaan Yos....” dan dijawab oleh korban Nofriansyah Yosua Hutabarat “Enggak tau bang, kenapa Kuat marah sama saya…” kutip dakwaan.
Kemudian saksi Bripka R mengajak korban Brigadir J masuk ke rumah karena dipanggil Ibu Putri. Namun sempat ditolak oleh Brigadir J.
Akan tetapi Bripka Ricky berusaha membujuk Brigadir J untuk bersedia menemui Putri di dalam kamarnya di lantai dua.
Kemudian Brigadir J akhirnya bersedia menemui Putri dengan posisi duduk di lantai. Sementara Putri duduk di atas kasur sambil bersandar.
Bripka R pun meninggalkan Putri dan Brigadir J berdua berada di dalam kamar pribadi selama 15 menit. Setelah Brigadir J keluar kamar, saksi Kuat Maruf mendesak Putri untuk melaporkan kepada Ferdy Sambo.
“Ibu harus lapor Bapak biar di rumah ini tidak ada duri dalam rumah tangga, meskipun saat itu saksi Kuat Maruf masih belum mengetahui secara pasti kejadian yang sebenarnya," demikian petikan dakwaan Ferdy Sambo cs.
Editor: Faieq Hidayat