Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia
Advertisement . Scroll to see content

Contoh Peristiwa Diakronik dalam Sejarah Indonesia, Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Ciri

Kamis, 14 September 2023 - 18:58:00 WIB
Contoh Peristiwa Diakronik dalam Sejarah Indonesia, Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Ciri
Contoh peristiwa diakronik. (Foto: Wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

Tanaman dagang yang dihasilkan di tanah-tanah yang disediakan wajib diserahkan kepada pemerintah Hindia Belanda jika nilai hasil-hasil tanaman dagangan yang ditaksir melebihi pajak tanah yang harus dibayar rakyat, selisih profitnya harus diserahkan kepada rakyat.

Panen tanaman dagangan yang gagal harus dibebankan kepada pemerintah, sedikit-dikitnya jika kegagalan ini tidak disebabkan oleh kurang rajin atau ketekunan dari pihak rakyat.

Penduduk desa mengerjakan tanah-tanah mereka di bawah pengawasan kepala-kepala mereka, sedangkan pegawai-pegawai Eropa hanya membatasi diri pada pengawasan apakah membajak tanah, panen, dan pengangkutan tanaman-tanaman berjalan dengan baik dan tepat pada waktunya.

7. Kronologis 7 Kali Pergantian Kabinet (1950-1959)

Kabinet Natsir (6 September 1050- 21 Maret 1951)

Kabinet Sukiman (27 April 1951 - 3 April 1952)

Kabinet Wilopo (3 April 1952 - 3 Juli 1953)

Kabinet Ali Sastroamidjojo (31 Juli 1953 - 12 Agustus 1955)

Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955 - 3 Maret 1956)

Kabinet Ali II (20 Maret 1956 - 4 Maret 1957)

Kabinet Djuanda (9 April 1957 - 5 Juli 1959)

Editor: Johnny Johan Sompotan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut