Cerita Pemudik NTB-Lampung: 2 Hari di Jalan, 14 Jam Terjebak Macet Horor Gilimanuk
Wahyudin akhirnya terpaksa mengandalkan pedagang asongan yang menjajakan nasi bungkus di tengah kemacetan yang lokasinya jauh dari permukiman.
“Itu kayak di tengah-tengah hutan toh makanan enggak ada. Untung ada yang penjaja nasi bungkusan daun pisang itu. Ya kita beli itu aja makanannya. Semua enggak bisa gerak,” ucap dia.
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak Diprediksi Terjadi Malam Ini
Meski sempat tertahan lama di Bali, dia lega karena bisa melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi untuk menuju Pelabuhan Merak. Dia mengungkapkan situasi arus lal lintas dari Banyuwangi menuju Merak tergolong lancar tanpa kendala.
“Kalau dari Banyuwangi sampai sini alhamdulillah lancar, enggak kayak tahun lalu ada satu arah itu. Kalau ini tadi enggak ada kita, enggak kejebak satu arah. Dulu kalau ke Sumatra kan diblok satu arah suruh lewat arteri, kalau ini tadi enggak,” tutur dia.
Editor: Rizky Agustian