Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Rokok, Vape Juga Kena! Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

Sabtu, 06 Juni 2026 - 19:50:00 WIB
Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS
Pengamat menyarankan langkah lebih tegas, salah satunya dengan mencabut perlindungan jaminan kesehatan alias BPJS Kesehatan bagi perokok. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

“Orang nggak diapa-apain. Dilarang tapi enggak diapa-apain. Terus gimana? Anda bilang jangan mencuri, tapi Anda mencuri dan tidak diapa-apain, kan terus mencuri kan?,” ujar Agus.

Agus mengusulkan langkah yang lebih tegas, salah satunya dengan mencabut perlindungan jaminan kesehatan bagi perokok. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi lebih efektif dibandingkan sekadar mengubah tampilan kemasan rokok.

“Yang paling efektif sebenarnya kalau perokok tidak dicover oleh BPJS, itu aja. Baru pada berhenti, kalau sekarang mau pakai cara apa aja percuma. Kan pemerintah masih memerlukan pajak dan cukainya,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga mengusulkan penerapan denda bagi perokok. Dia menilai kebijakan tersebut dapat menjadi instrumen pengendalian konsumsi rokok sekaligus menambah pemasukan negara apabila hasil denda disetorkan ke kas negara.

“Kecuali orang merokok didenda. Nah, kalau mau yang merokok didenda. Tapi denda bayarnya masuk kas negara bisa enggak?,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut