BRIN Perkuat Diplomasi Sains RI-Jepang, Hadirkan Peraih Nobel Kimia Susumu Kitagawa
“Diplomasi sains dinilai menjadi instrumen penting untuk mendorong alih pengetahuan, meningkatkan kapasitas riset nasional, serta mempercepat pembangunan ekosistem riset dan inovasi material maju yang berdaya saing global,” kata Arif.
Senada dengan itu, Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Ratno Nuryadi menilai kunjungan Susumu Kitagawa sebagai kesempatan emas bagi periset dan mahasiswa Indonesia.
“Kunjungan ini juga turut membangun budaya scientific excellence dan memperkuat ekosistem riset menuju lahirnya periset Indonesia berkelas Nobel di masa depan,” ujar Ratno.
Susumu Kitagawa juga menggelar kuliah umum internasional bertajuk The Usefulness of Useless: Fundamental Curiosity, Enduring Impact. Kuliah ini berlangsung BJ Habibie Science & Techno Park, Serpong, Banten pada Rabu (4/2/2026) pagi WIB. Kuliah ini juga bisa diikuti secara daring.
Kepala Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN, Joddy Arya Laksmono, menekankan bahwa pesan utama kuliah tersebut adalah pentingnya rasa ingin tahu ilmiah yang mendasar sebagai fondasi lahirnya inovasi besar.