Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme
Advertisement . Scroll to see content

BPIP Gandeng Komunitas Adat Sumba untuk Wujudkan Pembudayaan Pancasila

Selasa, 24 November 2020 - 19:13:00 WIB
BPIP Gandeng Komunitas Adat Sumba untuk Wujudkan Pembudayaan Pancasila
BPIP bertemu sejumlah komunitas adat Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto dok BPIP).
Advertisement . Scroll to see content

Menyangkut interaksi, menurutnya, pemberdayaan masyarakat seperti upacara, ritual, merupakan ruang interaksi sebenarnya. “Kenapa kita ada upacara macam-macama? Di negara-negara liberal itu sudah kurang sekali. Bedanya dengan kita, terlahir dari tradisi ritual. Itu ruang interaksi dan pemberdayaan. Memberikan suatu penghormatan ketika ikut,” terangnya.

Sementara itu, Budayawan Ngatawi Al Zastrouw menilai, banyak komunitas adat yang berkembang di Sumba, NTT, secara nyata justru mengamalkan dan menjalankan pembudayaan pancasila. BPIP, lanjut dia, sebagai lembaga negara yang memiliki peran untuk menanamkan, menyebarkan, dan membudayakan Pancasila, ingin menjadikan pancasila sebagai budaya bangsa Indonesia yang terus tertanam.

Guna mewujudkan itu, ada beberapa sekenario yang harus dilakukan. Pertama, BPIP harus mendengar dan melihat. Artinya, BPIP mendatangi komunitas-komunitas yang ada di daerah yang secara konsisten sudah mengamalkan budaya pancasila. Sekalipun, mereka tidak merasa bahwa apa yang sudah dilakukan sesuai dengan pancasila.

Jika ingin kembali mengamalkan ajaran Bungkarno, maka pancasila itu harus digali dari tradisi nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) yang tumbuh di daerah. Dengan bahasa lain, sumber mata air dari pancasila itu adalah local wisdom dan teradisi-tradisi yang ada di nusantara ini.

“Kita mendatangi sumber-sumber itu. Kenapa pancasila menjadi asing, karena tidak bisa mengalirkan lagi. Pancasila kan kayak danau, yang menjadi titik temu dari sumber-sumber mata air peradaban yang ada di nusantara ini. Ketika sumber-sumber mata air ini tersumbat, itu kan potensi-potensi aja,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut