Biografi Selo Soemardjan, Bapak Sosiologi Indonesia
Pengaruh Selo Soemardjan juga masih terasa kuat dalam dunia akademis Indonesia. Banyak peneliti dan intelektual muda yang terinspirasi oleh karyanya dan terus mengembangkan gagasannya untuk memajukan masyarakat. Salah satunya adalah teori perubahan sosial dan penciptaan kebudayaan.
Setahun sebelum akhir hayatnya ia mendapatkan penghargaan Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX pada puncak peringatan Dies Natalis Ke-52 Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tanggal 19 Mei 2002. Selo Soemardjan dianggap sebagai tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Selo Seomardjan wafat tanggal 11 Juni 2003 di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Ia meninggal pada usia 88 tahun. Walaupun Selo Soemardjan sudah tiada tetapi warisannya tetap hidup dan memberi inspirasi bagi banyak orang.
Perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan dan kontribusinya yang tak terlupakan dalam studi sosial membuatnya tetap dikenang sebagai salah satu pemikir sosial terbesar Indonesia.
Dari mengenang Selo Soemardjan, kita dapat melihat bagaimana seorang intelektual dapat menjadi agen perubahan sosial yang kuat dan memberikan kontribusi berharga bagi masyarakat dan negaranya.
Itulah sekilas tentang biografi Selo Soemardjan mulai dari perjalanan hidup hingga kontribusi besar dia dalam dinamika sosial Indonesia. Warisan intelektual dan semangatnya untuk perjuangan sosial tetap hidup dan menginspirasi generasi-generasi berikutnya dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.
Editor: Reza Fajri