Biografi Selo Soemardjan, Bapak Sosiologi Indonesia
Puncak dari karier beliau terjadi pada tanggal 17 Agustus 1994 ketika ia menerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah. Pada 30 agustus ia menerima gelar ilmuwan utama sosiologi. Selo Soemardjan juga memperoleh gelar professor dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sebagai seorang pendidik, dedikasinya terhadap pendidikan sangatlah tinggi, walaupun sudah pensiun ia tetap mengajar dan menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dia juga menerbitkan sejumlah karya penting dalam bidang sosiologi yang masih menjadi rujukan bagi para peneliti dan akademisi hingga saat ini.
Karyanya berjudul Sosial Changes in Yogyakarta (1962) adalah salah satu contoh bagaimana pemikirannya membantu menganalisis dan memahami dinamika sosial di Indonesia.
Selo Soemardjan bukan hanya seorang akademisi, tetapi juga seorang pemberani yang aktif terlibat dalam perjuangan sosial. Ia tidak hanya duduk di belakang meja kerjanya, melainkan juga turun ke lapangan untuk berjuang bersama rakyat.
Terutama selama masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Selo Soemardjan aktif dalam mendukung perjuangan melawan penjajah. Keberaniannya dalam menghadapi ketidakadilan sosial dan politik membuatnya dihormati sebagai salah satu tokoh sosial yang berani.
Selo Soemardjan memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia dan memastikan bahwa suara mereka didengar.
Selo Soemardjan meninggalkan warisan berharga bagi Indonesia. Pemikirannya yang kritis dan kontribusinya dalam memahami masyarakat Indonesia telah membantu negara ini dalam mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.