Bertemu Relawan di Bogor, Presiden Jokowi Ingatkan Tak Perlu Grasah-Grusuh
"Kita saat ini masih bekerja dalam kondisi suasana global yang tidak mudah. Dari imbas pandemi, ekonomi dunia tidak tumbuh kembali. 96 negara masuk pasien IMF. Saya tahu betul kondisi global seperti apa," kata Jokowi.
Presiden RI-7 yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo tersebut juga meminta semua pihak untuk tetap optimis untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menggenjot perekonomian dan penciptaan lapangan kerja.
"Kita patut bersyukur negara kita masuk dalam kondisi normal pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, kwartal tahun pertama ini 5,03 persen kita akan menjadi yang terbaik di seluruh dunia," kata Jokowi.
Saat G20 di Bali, dia menyebutkan ada pandangan Indonesia sudah berada di posisi yang sangat baik meskipun situasi global tengah dilanda inflasi dengan harga barang dan jasa tinggi.
"Inflasi tahun kemarin 5,9 persen. Bulan kemarin sudah turun jadi 3,5 persen. Di saat negara lain mengalami kenaikan. Kalau di Eropa itu kenaikan harga sampai 700 persen. Harga bahan pangan naik dua kali lipat," kata Jokowi.
Untuk itu, dia meminta seluruh relawan pendukung dirinya agar dapat mendukung penuh dirinya dengan tidak menyebabkan gejolak politik dan fokus menangani persoalan ekonomi yang terus datang silih berganti.
"Kalau dulu kita naikkan BBM 10 persen, itu tiga bulan demo. Bagaimana kalau naik 700 persen seperti di Eropa. Jadi kita harus fokus," ujarnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq