Berlandaskan Prinsip Bebas Aktif, Ini 5 Gagasan Ganjar terkait Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Ganjar Pranowo berbicara tentang potensi Indonesia untuk menjalin kerjasama di bidang industri dengan banyak negara. Ia berpendapat bahwa Indonesia memiliki modal untuk menjadi mitra dalam manufaktur alternatif.
Ganjar juga menyoroti hubungan dengan negara-negara yang memiliki keunggulan di industri tertentu atau sumber daya tertentu. Sebagai contoh, Indonesia memiliki cadangan kuarsa yang cukup besar, sehingga kerjasama dalam industri panel surya bisa menjadi peluang.
“Sebagai contoh kita punya cadangan parsi kuarsa yang cukup besar, kalau kita ingin buat industri panel surya kita bisa mengajak beberapa negara sahabat untuk bermitra,” ujarnya.
Ganjar Pranowo mendorong penempatan diplomat sesuai dengan isu kerja sama utama di negara tujuan untuk melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Selain itu, ia ingin melibatkan diaspora dalam riset dan inovasi untuk memperkuat industri nasional. Ganjar juga memiliki target agar Indonesia mendapatkan bebas visa di 120 negara sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan dengan berbagai negara.
“Target Indonesia bebas visa ini menjadi catatan penting agar di antara beberapa negara ini bisa jauh lebih mudah. Kalau ini dilakukan rasa-rasanya hubungan kita dengan banyak negara jauh lebih baik,” ujar Ganjar.
Gagasan-gagasan tersebut merupakan bagian dari visi Ganjar Pranowo untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam kebijakan luar negeri yang memperkuat posisi dan kontribusi skala internasional menggunakan landasan bebas aktif.
Editor: Ahmad Islamy Jamil