Belajar dari Covid-19, New Normal Pendidikan
Sinergi orang tua dan guru mutlak harus dilakukan, terlebih saat harus semua dilakukan di rumah, penentu suksesnya belajar ada pada dukungan orang tua. Baik sebagai fasilitator, mediator juga menjadi motivator.
Lebih jauh apa Bapak Pendidikan kita mengajarkan tentang kepemimpinan pendidikan, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo (mampu memberikan teladan), Ing Madyo Mangun Karso (mampu membangkitkan atau menggugah semangat), Tut Wuri Handayani, (memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang) berlaku bagi semua pihak, termasuk orang tua dalam mendidik anak-anaknya.
Sayangnya, fakta tidak sedikit orang tua yang belum mampu berperan dengan baik, ada tipe orang tua yang tidak mau ambil pusing dengan urusan sekolah anak, semua diserahkan pada pribadi anak sendiri. Tidak heran jika banyak anak yang merasa tidak nyaman belajar di rumah karena minim dukungan.
Lalu ada tipe orang tua yang dengan alasan “sayang” mengerjakan semua soal yang harusnya dijawab anak untuk memenuhi tugas guru, yang demikian sedang mengajarkan ketidakjujuran, dan sikap tidak percaya diri pada anak mereka.
Persoalan demikian menjadi dilema, walau sejujurnya kondisi itu adalah gambar sehari-hari selama ini. Banyak dari orang tua yang sibuk bekerja dan tidak menaruh peduli dengan kegiatan anak-anaknya di sekolah, serta berangapan bahwa urusan belajar mengajar semata-mata pekerjaan seorang guru di sekolah.