Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapan Puasa Ramadhan 2026 Menurut NU? Begini Perhitungan Lembaga Falakiyah PBNU
Advertisement . Scroll to see content

Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:54:00 WIB
Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (dok. Muhammadiyah)
Advertisement . Scroll to see content

Di era media sosial yang penuh dengan provokasi, Haedar menilai puasa harus menjadi tameng untuk menahan amarah, kebencian, dan perselisihan yang dapat merusak kerukunan antarwarga.

Membangun Peradaban Utama 

Haedar berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk mencapai kemajuan hidup. Takwa yang menjadi tujuan puasa harus berimplikasi pada perbaikan martabat hidup di berbagai aspek. 

“Umat Islam harus menjadi umat yang maju dalam berbagai kehidupan, baik spiritual, moral, sosial, ekonomi, politik, dan berbagai aspek yang lain menuju peradaban utama,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan perbedaan metode antara ormas Islam merupakan bagian dari khazanah fikih yang telah lama dikenal.

Muhammadiyah, misalnya, dulu menggunakan hisab sebagai penentu utama dan rukyat sebagai konfirmasi. Sementara ormas Islam lainnya menjadikan rukyat sebagai dasar utama dengan dukungan hisab.

“Kementerian Agama sebagai perwakilan pemerintah tentunya perlu konfirmasi secara langsung dengan melihat posisi hilal dan diputuskan melalui sidang isbat,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut