Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Kedelai Terus Naik, Bapanas Peringatkan Distributor-Importir Patuhi Harga Acuan Pemerintah
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Ancam Cabut Izin Distributor dan Importir yang Tak Patuhi Harga Acuan Kedelai

Kamis, 16 April 2026 - 02:12:00 WIB
Bapanas Ancam Cabut Izin Distributor dan Importir yang Tak Patuhi Harga Acuan Kedelai
Bapanas mengancam akan mencabut izin distributor dan importir kedelai yang tidak mematuhi harga acuan yang telah ditetapkan (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta agar distributor dan importir untuk mematuhi harga acuan pemerintah (HAP) di tengah tren kenaikan harga kedelai. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga, khususnya bagi perajin tahu dan tempe agar tidak terdampak.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa mengancam akan mencabut izin distributor dan importir kedelai yang tidak mematuhi harga acuan yang telah ditetapkan.

"Jadi kalau ada yang melebihi ketidakwajaran, kami bisa mencabut izin distributor, menahan izin importir. Sekali lagi, arahan Bapak Kepala Bapanas, kasih rambu-rambu bagi importir dan distributor sehingga tidak serta-merta menaikkan. Keuntungannya jangan berlebihan sehingga kewajaran perlu dijaga," ujar Ketut dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Ketut menegaskan, Bapanas telah mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menaikkan harga melebihi batas yang ditetapkan. Dia menyebut, kepatuhan terhadap harga acuan merupakan amanat pemerintah yang harus dijalankan.

"Kami sudah memastikan ke importir untuk menjaga agar harga acuan dipastikan diberlakukan. Jangan sampai menaikkan melebihi harga acuan. Kami perintahkan, kami minta, dan ini juga memang amanat dari Bapak Menteri Pertanian sekaligus Bapak Kepala Bapanas," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut