Apa Itu Early Warning System BMKG? Sistem Ini Bisa Selamatkan Kamu dalam 5 Detik Sebelum Bencana!
Dwikorita juga menggarisbawahi bahwa bencana di era perubahan iklim semakin sulit diprediksi, seperti munculnya Siklon Tropis Seroja pada 2021 yang tidak seharusnya terjadi di wilayah tropis Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan mitigasi dan peringatan dini harus terus dikembangkan dan tidak boleh bergantung pada keberuntungan.
“Siklon tropis seharusnya tidak terbentuk di dalam zona tropis tersebut, namun kenyataannya hal tersebut terjadi. Ini mengejutkan kami dan menunjukkan bahwa tantangan bencana semakin tidak terduga,” tegasnya.
Dalam penguatan sistem peringatan dini, inovasi teknologi dan observasi laut dalam menjadi sangat penting, namun tanpa dukungan sosial-politik yang konsisten, teknologi akan kurang efektif. BMKG juga mengapresiasi pembelajaran dari negara lain seperti Jamaika, Afrika Selatan, Brasil, dan negara-negara Pasifik dalam membangun ketahanan menghadapi bencana laut, dengan penekanan utama pada kesinambungan komitmen di tingkat lokal.
BMKG terus mengembangkan sistem EWS yang adaptif dengan menggabungkan teknologi modern dan pendekatan berbasis masyarakat. Tantangan besar seperti ketimpangan infrastruktur antarwilayah, keterbatasan sumber daya manusia, dan penyebaran informasi di daerah terpencil masih harus diatasi melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan integrasi yang baik, sistem peringatan dini BMKG tidak hanya menjadi alat teknologi, tetapi juga sarana penyelamatan nyawa yang efektif dengan tujuan akhir mencapai zero victim dalam setiap bencana yang terjadi.