Akibat Teror Bom, 634 Koli Kargo Pesawat Saudi Airlines SV-5688 Ikut Diperiksa
Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Penerbangan Wilayah II Medan, Asri Santosa menuturkan, keputusan mendarat darurat di Kualanamu merupakan prosedur keamanan yang diambil oleh kapten setelah mendapat info ancaman dari ATC Oman dan India.
“Komunikasi yang diterima berupa radio speech ground-to-ground tanpa nomor identifikasi, hanya menyebutkan negara. Meski belum bisa dipastikan motifnya, langkah pengamanan harus diambil maksimal. Dan itu berhasil dilakukan dengan sangat baik oleh jajaran aparat,” tutur Asri.
Diberitakan sebelumnya, pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV-5588 rute Jeddah–Muscat–Surabaya mendapatkan ancaman bom saat melintasi wilayah udara Asia Selatan.
Keberadaan ancaman itu disampaikan oleh otoritas pengatur lalu lintas udara di Kuala Lumpur setelah menerima informasi dari Chennai, India.
Informasi tersebut segera diteruskan ke menara kontrol Medan-Kualanamu. Pada pukul 09.27 WIB, pesawat kemudian berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Kualanamu dan langsung diamankan.