Ahli Desak Pemerintah Sterilkan Transportasi Publik dari Tikus demi Cegah Hantavirus
Karena itu, ia meminta pemerintah benar-benar memastikan tidak ada vektor penyakit di berbagai moda transportasi publik.
"Indonesia harus siap mengantisipasi agar semua transportasi publik, terutama yang jarak jauh, benar-benar dijamin tidak ada vektor yang bisa memungkinkan penularan," jelasnya.
Hantavirus merupakan virus yang dibawa tikus dan dapat menyebabkan gangguan paru-paru maupun ginjal dengan fatalitas cukup tinggi.
Virus ini umumnya menular melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang terhirup manusia.
Pandu juga mengingatkan ancaman penyakit dari hewan tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi memicu wabah besar di masa depan. Ia mencontohkan Covid-19 yang diduga berasal dari hewan serta flu burung yang juga termasuk zoonosis.
"Jangan hanya memikirkan kesehatan manusia, tapi melupakan kesehatan pada hewan," pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi