Agresi Militer Belanda 2: Latar Belakang, Sejarah, Isi dan Kronologi
JAKARTA, iNews.id - Agresi Militer Belanda 2 menjadi salah satu bagian dalam sejarah nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. Adapun serangan militer itu dilancarkan oleh pihak Belanda di Yogyakarta pada 19-20 Desember 1948.
Agresi militer Belanda 2 dilancarkan lantaran pihak Belanda merasa jika Indonesia telah mengkhianati isi Perundingan Renville. Sebelum ini, Belanda juga pernah melakukan agresi militer 1 pada tahun 1947.
Berikut ini ulasan mengenai agresi militer Belanda 2: Latar belakang, sejarah, isi dan kronologi.
Mengutip dari hasil penelitian berjudul "Peran Australia dalam Menyelesaikan Konflik Indonesia dengan Belanda Melalui Perundingan Renville" menyebut jika konflik ini berawal saat Indonesia dan Belanda melakukan Perundingan Renville 8 Desember 1947-19 Januari 1949.
Peristiwa Sejarah Hari Ini 21 Juli: Agresi Militer Belanda hingga Berakhirnya Misi Ulang Alik Atlantis
Adapun alasan melatarbelakangi Belanda kembali melancarkan agresi militer kedua pada 19 Desember 1949 yakni Belanda mengklaim jika Indonesia tidak menepati hasil Perundingan Renville.
Agresi Militer Belanda II atau Operasi Gagak (bahasa Belanda: Operatie Kraai) terjadi pada 19 Desember 1948. Serangan militer ini diawali dengan menyerang Yogyakarta, ibu kota Indonesia saat itu. Lalu disertai penangkapan Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya.
Prabowo Sambut Baik Belanda Ngaku Salah Lakukan Agresi Militer setelah 1945
Mereka menerjunkan pasukannya di Pangkalan Udara Maguwo, dan dari sana menuju ke Ibu kota RI di Yogyakarta yang dilakukan ada hari pertama Agresi Militer Belanda II.