Agresi Militer Belanda 1: Latar Belakang, Sejarah, Isi, dan Kronologi, Yuk Ketahui Sejarahnya
Tindakan tersebut dilakukan sebab Belanda merasa tidak setuju dengan isi Perjanjian Linggarjati dan merasa gagal dalam pelaksanaanya. Belanda juga berpendapat jika Indonesia belum memiliki pemerintahan yang berdaulat dan legitimasi.
Agresi Militer Belanda 1 dilakukan di berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Timur, Sumatera Selatan dan berbagai daerah di Jawa Timur yakni Situbondo, Jember, Bondowoso serta Banyuwangi.
Penandatanganan Perjanjian Linggarjati rupanya tidak sepenuhnya menyudahi perselisihan antara Indonesia dan Belanda. Berbagai silang pendapat muncul di antara kedua negara tersebut.
Indonesia meyakini jika Proklamasi yang dilakukan pada 17 Agustus 1945 merupakan ultimatum Kemerdekaan. Berarti Indonesia telah lepas dari penjajah dan menjadi negara yang berdaulat.
Sementara itu Belanda masih berprinsip kepada isi pidato Ratu Wilhelmina pada 7 Desember 1942. Salah satu poin penting isi pidato tersebut adalah dibentuknya negara persemakmuran atau Commonwealth antara Hindia (Indonesia) dan Kerajaan Belanda di bawah naungan Kerajaan Belanda.