76 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Sudah Pulih, 24 Orang Masih Dirawat
JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan sebanyak 76 korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur sudah pulih dan kembali ke rumah hingga Sabtu (2/5/2026). Sementara itu, 24 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan pendampingan optimal selama proses pemulihan.
“Kami memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami terus mendampingi pelanggan dan keluarga, memastikan kebutuhan selama perawatan dapat terpenuhi, serta menghadirkan layanan trauma healing agar proses pemulihan dapat berjalan lebih tenang,” ujar Anne dalam keterangannya, Minggu (3/4/2026).
KAI masih membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026. Posko ini berfungsi sebagai pusat layanan pendampingan bagi korban dan keluarga, mulai dari layanan kesehatan lanjutan, koordinasi administrasi, hingga dukungan trauma healing.
Stasiun Bekasi Timur Dipenuhi Bunga, Penumpang KRL Kenang 16 Perempuan Korban Kecelakaan Kereta
Selain itu, proses pengembalian barang milik pelanggan juga terus dilakukan. Hingga 2 Mei 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat 115 barang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 57 barang telah dikembalikan kepada pemilik, sementara 58 lainnya masih menunggu proses verifikasi di posko.