5 Tokoh Pergerakan Nasional, Ada yang Keturunan Belanda
Di bawah kepemimpinan HOS Tjokroaminoto, Sarekat Islam berkembang menjadi gerakan nasionalis yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Indische Partij didirikan pada 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai, yaitu Dr. Danudirja Setiabudi alias Douwes Dekker, dr. Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara.
Menariknya, Douwes Dekker merupakan anak dari keturunan campuran antara Belanda dan Jawa. Namun, meskipun tidak murni darah Indonesia,
ia memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.
Organisasi ini memiliki tujuan mendukung kemerdekaan Indonesia. Namun, Indische Partij dianggap sebagai organisasi yang terlarang oleh kolonial Belanda.
Perhimpunan Indonesia awalnya bernama Indische Vereeniging dan didirikan oleh Soetan Kasajangan Soripada dan RM Noto Suroto pada 25 Oktober 1908 di Leiden, Belanda. Organisasi ini menjadi pelopor gerakan kemerdekaan bangsa Indonesia di kancah internasional.
Taman Siswa adalah organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara pada 3 Juli 1922. Organisasi ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional dan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia.
Perjuangan dan peran penting dari organisasi-organisasi pergerakan tersebut telah memberikan pijakan kuat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan cita-cita merdeka, bangsa Indonesia berhasil membebaskan diri dari penjajahan dan mencapai kemerdekaan yang diidamkan.
Itulah penjelasan mengenai tokoh pergerakan nasional. Semoga menginspirasi!
Editor: Komaruddin Bagja