10 Kisah Inspiratif untuk Siswa, Bisa Diterapkan di Kehidupan Sehari-hari
Setengah jam berjalan, akhirnya, saya menemukan tukang tambal ban. Tapi, rupanya ujian masih belum usai. Tukang tambal ban ternyata sudah tidur dan tidak bisa dibangunkan. Tukang ban tetap tidak bangun walaupun sudah saya goyang-goyang tubuhnya. Saya mencoba memahaminya. Mungkin tukang ban sudah terlalu capek hingga digoyang-goyang juga tetap tidak bangun.
Perjalanan pun kami lanjutkan. Akhirnya, kami menemukan tukang tambal ban yang sedang menambal ban sebuah motor setelah kami berjalan berkilo-kilo jauhnya.
"Alhamdulillah, .... " ucapku dengan rasa senang luar biasa, sambil menuntun motor tuaku dengan semangat walaupun tenaga sudah mulai loyo.
Sambil menunggu tukang tambal ban menyelesaikan pekerjaannya, saya merenung, betapa mulianya pekerjaan Bapak tukang tambal ban ini. Saya pun baru menyadari betapa pentingnya keberadaan mereka. Coba bayangkan apabila mereka tidak ada.
Seorang pemuda berusia 24 tahun sedang berada di kereta api bersama ayahnya. la melihat ke luar jendela kereta api. la pun berteriak, "Ayah, lihat pohon-pohon itu berjalan!"
Ayahnya tersenyum. Namun, pasangan muda yang duduk di dekatnya, memandang pemuda berusia 24 tahun itu berperilaku kekanak-kanakan. Pasangan muda itu melihat si pemuda dengan rasa kasihan. Tiba-tiba, si pemuda kembali berseru, "Ayah, awan itu seperti berlari mengejar kita!"