10 Kisah Inspiratif untuk Siswa, Bisa Diterapkan di Kehidupan Sehari-hari
karena ibu adalah wanita yang memalukan dan sumber penghinaan bagimu sejak kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa.
Ibu sudah mengetahui bahwa kamu pasti akan datang kembali ke kota ini untuk reuni sekolah. Ibu mungkin tidak lagi berada di tempat ini ketika kamu ke sini dan Ibu pikir, itu adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu sebuah insiden ketika kamu masih kecil.
Tahukah kamu, anakku sayang? Kamu mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan satu matamu. Ibu sangat terpukul karena terus memikirkan bagaimana nasib anakku tersayang ini apabila ia tumbuh hanya dengan satu mata. Ibu ingin kamu dapat melihat dunia yang indah ini dengan sempurna.
Karena itu, Ibu memberikan padamu sebelah mata Ibu kepadamu.
Anakku sayang, Ibu selalu memilikimu dan akan selalu mencintaimu dari lubuk hati lbu yang terdalam. Ibu tidak pernah menyesali keputusan Ibu untuk memberikan mata Ibu. Dan Ibu merasa tenang ketika Ibu mampu memberikan kamu kemampuan untuk menikmati hidup yang lengkap.
Dari: Ibumu tersayang.
Setelah membaca surat dari Ibu, air mataku menetes. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku sangat menyesal. Sejak itu, aku selalu menyalahkan diriku sendiri, mengapa dulu aku tidak pernah sedikit pun bersikap baik kepada Ibu. Aku bahkan tega menghilangkan dirinya dari kehidupanku, padahal Ibu selalu ada untuk membantuku.
Pernah suatu ketika, ban motor saya kempes sepulang dari mengikuti pengajian rutin tiap pekan di rumah teman. Saat itu, waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam. Malam terasa begitu dingin karena saat itu sedang musim hujan. Akan tetapi, alhamdulillah, saat itu hujan tidak turun.