5 Fakta Judi Online di Indonesia, Angka Transaksi Fantastis
"Seperti telah disampaikan sebelumnya, berdasarkan data PPATK, bahwa lebih dari 80% masyarakat yang bermain judi online adalah mereka yang ikut dengan transaksi kecil," kata Nasir.
Para pemain judi online tak jarang terjerumus dalam tindak pidana lain seperti pinjaman online ilegal dan penipuan. Hal ini disebabkan oleh penghasilan mereka yang tidak mencukupi untuk membiayai taruhan.
"Saudara-saudara kita yang terlibat atau tidak terlibat judi online. Jangan terlena dengan judi online," jelas Nasir.
Data PPATK menunjukkan, anak-anak di bawah umur, termasuk pelajar SD dan SMP, juga terlibat dalam judi online. Mereka bermain dengan cara menghimpun dana dalam kelompok dan menggunakan nama serta rekening orang lain.
"Dari data transaksi dan pengaduan masyarakat yang kami terima, diketahui banyak anak-anak belum dewasa, kelompok usia SD, SMP, para pengemis, mereka yang tak memiliki pekerjaan," kata Nasir.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq