5 Contoh Cerita Pendek Singkat Terbaik, Ada Pendidikan hingga Persahabatan
"Kin, Nu, sudah gelap, ayo pulang," Badi mengingatkan kedua temannya. "Ah, sebentar lagi, tanggung," balas Kikin sambil memegang jaringnya.
Sementara Rinu agak ke tengah rawa sibuk menyerok ikan dengan jaring. Badi mendapat tugas memegang keranjang hasil tangkapan. Ikan-ikan di dalam keranjang rotan melompat-lompat. Hari itu tangkapan mereka banyak sekali.
Angin senja bertiup pelan. Daun-daun rumbia berbunyi saling bergesekan. Terdengar suara serangga hutan rumbia. Badi mulai gelisah. Keringat dingin membasahi keningnya. Padahal, udara sekitar sudah mulai dingin. Dia teringat cerita Nenek Bibah bahwa di hutan rumbia ini banyak "penunggunya".
Badi jadi menyesal mengikuti ajakan Kikin dan Rinu pulang sekolah tadi. Menangkap ikan di rawa hutan rumbia ini. Badi ingat, waktu ia menolak ajakan itu, Kikin berkata, "Ah, itu kan hanya cerita Nenek Bibah. Nenek Bibah memang suka bercerita yang seram-seram."
Tiba-tiba, ada benda dingin menempel di kaki Badi. Ia gelagapan. Terdengar suara tawa Kikin dan Rinu. Ternyata mereka melemparkan lumut ke kaki Badi. "Haha, lagi melamun hantu, ya?" ledek Rinu. Badi tersenyum kecut.