Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Baik! 9 WNI yang Diculik Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu: Segera Pulang ke RI 
Advertisement . Scroll to see content

5 Berita Populer: Netizen Terima Kasih ke Timnas U-17 hingga Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien

Rabu, 16 April 2025 - 05:02:00 WIB
5 Berita Populer: Netizen Terima Kasih ke Timnas U-17 hingga Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien
Timnas Indonesia U-17 dibantai Korea Utara U-17 0-6 pada perempat final Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, Senin (14/4/2025) malam WIB. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

3. Viral Video Dokter Kandungan Diduga Lecehkan Pasien di Garut, Aksinya Terekam CCTV

Rekaman video dokter kandungan diduga melecehkan pasien seorang ibu hamil viral di media sosial. Lokasi kejadiannya ditengarai di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam video dari tayangan rekaman CCTV menampilkan suasana ibu hamil sedang diperiksa diduga oleh oknum dokter mesum yang diduga melakukan pelecehan seksual. Dia tampak sedang diperiksa menggunakan Ultrasonografi (USG) atau teknik pemindaian medis menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar atau citra dari organ atau jaringan dalam tubuh. 

Namun dalam pemeriksaan, tangan dokter yang diduga berinisial MSF terlihat melakukan tindakan tidak senonoh. Bahkan pasien ibu hamil tampak merasa risih dengan pergerakan tangan dokter tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr Leli Yuliani saat dikonfirmasi mengatakan, oknum dokter yang ada dalam video memang pernah berdinas di rumah sakit pemerintah. Namun sejak 2024 akhir, kontraknya telah dihentikan dan tidak lagi bekerja di pemerintah.

"Yang pasti kejadian dalam video itu bukan di rumah sakit atau fasilitas milik pemerintah," ujar Dokter Leli, Selasa (15/4/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut