Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto Jelaskan Tersangka Korupsi DJKA Donatur Rumah Aspirasi di Pilpres 2019
Advertisement . Scroll to see content

456 Petugas KPPS Gugur, Kumpulan Dokter Spesialis Desak Bentuk TGPF

Kamis, 09 Mei 2019 - 16:26:00 WIB
456 Petugas KPPS Gugur, Kumpulan Dokter Spesialis Desak Bentuk TGPF
Kumpulan dokter spesialis yang tergabung dalam Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa, mendesak dibentuknya TGPF di Elza Syarief Law Office, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengusulkan, Komisi Pemilihaan Umum (KPU) memundurkan jadwal pengumuman Pemilu 2019, jika jumlah petugas KPPS yang gugur terus bertambah. Alasannya, agar semua pihak lebih mempriotiaskan permalasahan bertambahnya korban jiwa.

"Kami berpikir kalau memang korban bertambah karena masalah kemanusiaan dan proritas mungkin schedule pemilu ini bisa tidak harus dilanjutkan untuk mengurus korban korban ini, karena kami indikasinya akan bertambah, jadi implikasinya begitu kalau perlu dihentikan sementara ini skala prioritas semua pihak yang mengaku berpancasila," ujar dokter Zulkifli.

Dokter Bakta Iswara mengaku prihatin banyaknya korban jiwa dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Saking banyaknya, kumpulan dokter spesialis menyebutnya sebagai bencana kesehatan nasional.

"Sehubungan kejadian banyaknya korban jatuh, baik sakit maupun meninggal dunia yang menimpa petugas KPPS, pengawas pemilu, dan anggota Polri, maka kami Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa menyatakan ini sebagai 'Bencana Kesehatan Nasional'," katanya.

Pernyataan Sikap

Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa yang didampingi kuasa hukum Elza Syarief turut membacakan pernyataan sikap. Berikut isinya:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut