4 Contoh Teks Argumentasi tentang Talas
Dengan demikian, umbi talas memiliki banyak manfaat dan juga potensi untuk dikembangkan sebagai panganan olahan, industri dan juga produk kecantikan. Sehingga, perlu adanya budidaya talas di berbagai daerah dalam rangka meningkatkan perekonomian lokal masyarakat.
Talas adalah jenis umbi-umbian yang banyak tumbuh di daratan Afrika, Amerika, dan Asia. Di Indonesia, tumbuhan yang bernama latin Colocasia esculenta ini merupakan tumbuhan yang dapat dijadikan menjadi beraneka ragam makanan bercita rasa lezat, mulai dari bolu, keripik, kolak, bubble tea, hingga es campur.
Selain dagingnya, bagian lain dari talas juga bisa diolah untuk santapan sehari-hari, misalnya daun talas yang sering dimasak menjadi oseng-oseng atau digunakan untuk menambah cita rasa khas pada makanan.
Di balik keistimewaan rasanya, talas juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Mau tahu apa saja manfaat talas? Dalam seporsi talas atau sekitar 150 gram yang sudah dimasak, terkandung sekitar 150–200 kalori dan beragam nutrisi penting seperti 5–7 gram serat, 4 gram protein, 15 –170 miligram kalsium, 450–600 miligram kalium, 30–50 miligram magnesium dan 60–70 miligram fosfor.
Talas juga diperkaya antioksidan, karbohidrat kompleks, vitamin C, vitamin B, vitamin A, serta zat besi dan tembaga. Aneka nutrisi pada talas tersebut menjadikan talas sebagai salah satu makanan yang berperan penting dalam memelihara kesehatan dan fungsi organ tubuh.
Talas memiliki manfaat untuk kesehatan seperti menjaga kadar gula tetap normal, mencegah penyakit jantung, meningkatkan kekuatan tulang, mengurangi risiko kanker, membantu menjaga berat badan dan menjaga pencernaan agar tetap sehat.