Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! 3 Oknum TNI Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara terkait Penculikan-Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Advertisement . Scroll to see content

4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, POM AD Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum TNI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:05:00 WIB
4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, POM AD Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum TNI
Empat anggota Brimob ditikam di Labuan Bajo, tim gabungan Propam Polda NTT dan POM AD turun tangan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum TNI.
Advertisement . Scroll to see content

"Acara berlangsung aman dan penuh suasana kekeluargaan. Namun setelah kegiatan selesai dan memasuki dini hari terjadi kesalahpahaman komunikasi yang kemudian memicu gesekan spontan antar beberapa anggota di lapangan," katanya.

Menurut Kombes Henry, personel yang berada di lokasi segera mengambil langkah cepat. Upaya itu dilakukan agar situasi tidak berkembang lebih luas.

Meski insiden ini menyita perhatian publik, Polda NTT dan Kodam IX/Udayana menegaskan hubungan TNI dan Polri di NTT tetap solid. Peristiwa tersebut disebut tidak mengganggu sinergitas kedua institusi.

"Hubungan persaudaraan, kekompakan, dan sinergitas TNI-Polri tetap terjaga dengan sangat baik. Kami terus berkoordinasi secara intensif untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana dan profesional," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat bersama jajaran Kodim terus melakukan pemantauan dan komunikasi aktif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di Labuan Bajo tetap kondusif.

Polisi juga memastikan kenyamanan masyarakat dan wisatawan tetap menjadi perhatian. Labuan Bajo merupakan destinasi super prioritas yang aktivitas publiknya harus tetap berjalan aman.

Hingga berita ini dinaikkan, tim gabungan masih memeriksa sejumlah pihak. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap, motif, dan pihak yang bertanggung jawab dalam insiden empat anggota Brimob ditikam di Labuan Bajo.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut