3 Pimpinan Baru BGN Tampil ke Publik, Ungkap Efisiensi hingga Tunda Bangun SPPG
"Hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran. Meskipun sekarang sudah dipotong tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran," ujarnya.
Nanik menjelaskan, pihaknya juga telah menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memprioritaskan kelompok rentan atau 3B.
"Kami kan sampai mengeluarkan ancaman, SPPG harus ada 3B: Bumil (Ibu Hamil), Busui (Ibu Menyusui), Balita. Kalau nggak kita suspend," kata Nanik.
Di bawah kepemimpinannya, Nanik juga berencana mengubah paradigma pelaksanaan program dari sekadar mengejar angka menjadi penguatan kualitas gizi, terutama untuk anak-anak di usia emas.
"Intervensi gizi itu paling bagus adalah saat mulai kandungan bulan pertama sampai usia 9 tahun atau sampai SD. Nah, kita yang kejar ke sana," katanya.
Editor: Reza Fajri