3 Fakta Prof Achmad Soemitro, Pembimbing Skripsi Jokowi sekaligus Guru Besar UGM
Achmad Soemitro diketahui aktif dalam upaya pemberantasan illegal logging serta revitalisasi industri kehutanan. Dia kerap menekankan pentingnya pengelolaan hutan secara lestari dan berkelanjutan.
Salah satunya pernah disampaikan Rektor UGM, Prof Sudjarwadi saat memberikan sambutan pada acara pelepasan jenazah Achmad Soemitro di Balairung. Mengutip laman resmi UGM, Sudjarwadi menyebut, Achmad Sumitro sangat prihatin dengan adanya illegal logging dan illegal trade.
Pasalnya, jika aktivitas tersebut tidak dihentikan, revitalisasi industri tidak dapat terlaksana, serta rehabilitasi dan konservasi hutan tidak akan berguna dan pada akhirnya akan sangat mempengaruhi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Nama Achmad Soemitro menjadi pembahasan terkait keaslian dokumen skripsi dan ijazah Jokowi yang memicu isu pemalsuan. Pada dokumen skripsi Jokowi tercantum nama pembimbing dengan ejaan "Achmad Soemitro". Namun, putri almarhum eks Dekan Fakultas Kehutanan UGM itu menyebut bahwa penulisan nama yang benar adalah "Achmad Sumitro", dengan huruf U bukan ejaan OE.
Perbedaan penulisan ini yang pada akhirnya memunculkan keraguan terkait keaslian skripsi Jokowi.