20 Peristiwa Sejarah Indonesia, dari Pembantaian Warga Tionghoa hingga Pengakuan Kemerdekaan RI 17 Agustus
Peperangan yang dimulai pada 1803 ini berlatar belakang perebutan pengaruh agama dan budaya di Minangkabau, Sumatera Barat.
Sesuai namanya, perang ini melibatkan kaum Padri yakni umat Islam yang berperang melawan warga adat setempat. Delapan tokoh ulama yang dikenal sebagai Harimau Nan Salapan meminta Tuanku Lintau untuk mengajak kaum adat meninggalkan kebiasaan mereka yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.
Namun, karena kaum adat tidak menyetujui permintaan tersebut, muncul konflik yang mendorong terjadinya pemberontakan antar-wilayah kerajaan Pagaruyung pada 1815.
Pada 1822 Kaum Padri dipukul mundur oleh pasukan Belanda yang dipimpin Letnan Kolonel Raaff. Namun, karena Kaum Padri memberikan perlawanan tangguh, Belanda pun menghadapi kesulitan.
Untuk itu, Belanda mengajak pemimpin Kaum Padri yakni Tuanku Imam Bonjol berdamai dengan membuat “Perjanjian Masang” pada 15 November 1825.